Ingat kejadian mati listrik selama beberapa jam serempak di Jabodetabek pada Agustus 2019 lalu? Kejadian tersebut menyebabkan sistem penerangan mati sehingga terjadi kegelapan dimana-mana, sinyal handphone hilang, dan jalanan ramai dengan orang-orang yang mencoba mencari tempat seperti mall atau resto yang memiliki sumber listrik cadangan. Rasanya kacau dimana-mana ketika listrik mati dengan durasi waktu yang lama.

Memang tidak bisa dipungkiri bahwa listrik sudah menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi manusia. Dari bangun tidur hingga tidur lagi, semua aktivitas kita didukung oleh adanya energi listrik. Listrik sebagai salah satu energi, tentu mempunyai limitnya karena energi yang tersedia di alam jumlahnya terbatas. Jika kita tidak memulai untuk melakukan penghematan, energi tersebut bisa habis dalam waktu yang cepat. Jangan sampai kejadian mati lampu seperti tempo hari tersebut terulang kembali. Untuk memulai penghematan listrik, dapat kita mulai dari rumah dengan mengikuti beberapa cara dibawah ini :

 

  1. Gunakan listrik sistem pulsa

Saat ini banyak orang yang beralih kepada sistem listrik prabayar. Salah satu alasannya adalah agar dapat mengontrol pemakaian listrik karena disesuaikan dengan pulsa yang dibeli. Sistem kerja listrik prabayar adalah berdasarkan pulsa maka saat kalian kehabisan pulsa karena pemakaian yang berlebihan maka listrik akan padam. Hal ini memang terlihat seperti sedikit menyulitkan tetapi dengan cara ini kalian akan tau bagaimana cara mengatur alokasi listrik yang tepat untuk menghindari keborosan yang tidak perlu.

 

 

 

  1. Cabut kabel saat tidak digunakan

Hal kecil yang bisa kita mulai untuk menghemat energi listrik adalah dengan mencabut kabel saat sudah selesai digunakan. Sadar atau tidak sadar, seringkali kita membiarkan kabel charger handphone yang sudah tidak dipakai tetap tercolok di stop kontak. Meskipun terlihat sepele, hal tersebut dapat membahayakan dan membuat boros listrik lho! Meskipun tidak sedang dipakai untuk mengisi daya gadgetmu, kabel tersebut tetap mengkonsumsi listrik. Meskipun daya yang diambil sedikit, tapi lama-lama bisa menjadi bukit.

 

  1. Gunakan elektronik yang hemat listrik

Sudah waktunya mengganti beberapa barang elektronik di rumah menjadi elektronik yang hemat listrik. Salah satunya adalah dengan menggunakan lampu LED dan TV LED. Lampu LED memiliki watt yang kecil namun daya terang yang lebih kuat daripada lampu pijar. Meskipun lampu LED memiliki watt yang kecil, bukan berarti dapat menyalakan lampu tersebut setiap saat. Kita harus tetap mematikan lampu jika memang sudah tidak diperlukan lagi, misalnya ketika meninggalkan ruangan atau ketika malam. Selain lampu LED, TV yang menjadi pusat hiburan di dalam rumah juga harus hemat energi. TV LED memiliki watt yang lebih rendah daripada TV tabung. Meskipun watt lebih kecil juga, jangan sampai ketiduran di depan TV ya!

 

  1. Manfaatkan jendela untuk penerangan di siang hari

Jika rumahmu memiliki cukup banyak jendela, ada baiknya jika dapat memanfaatkannya sebagai penerangan alami di siang hari sehingga tidak perlu menyalakan lampu di siang hari. Selain menggantikan lampu sebagai sumber penerangan di siang hari, memiliki banyak jendela di rumah juga dapat membuat rumahmu terlihat lebih segar lho!

 

Meskipun terkesan mudah, namun seringkali kita masih lalai dalam melakukan penghematan listrik di rumah. Ada baiknya untuk memulai membiasakannya di rumah dan menularkan nilai positif ini ke lingkungan sekitar agar energi listrik dapat bertahan dan dinikmati oleh anak cucu kita.